Program waka kurikulum SMA Pembangunan

 

 

Kata Pengantar

 

Dengan berkat rahmat Allah SWT dan disertai oleh keinginan untuk dapat melaksanakan seluruh kegiatan yang telah diamanatkan dengan sebaik-baiknya, Alhamdulillah Program Kerja Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum di SMA Pembangunan Laboratorium UNP Tahun Pelajaran 2012/2013 ini dapat disusun, walaupun belum sempurna sesuai dengan yang diharapkan.

Program kerja wakil kepala  sekolah bidang kurikulum ini memuat gambaran seluruh kegiatan bidang kurikulum dalam tahun pelajaraan 2012/2013. Dalam Penyusunan program kerja ini mempertimbangan potensi yang ada, seperti ; input peserta didik, sumber daya pendidik dan tenaga kependidikan, serta sarana-prasarana pendukung. Program Kerja  di bidang kurikulum ini kami jabarkan ke dalam kegiatan bersifat mingguan, bulanan, semester dan tahun ajaran secara terinci, sehingga berharap dapat mudah dipahami dan dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.

Kami menya dari bahwa program ini masih jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu kami mengharapkan petunjuk dan bimbingan dari semua pihak yang terkait khususnya dari Bapak Kepala Sekolah.

Akhirnya kepada semua pihak yang telah membantu penyelesaian program ini kami sampaikan terimakasih. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan taufiq dan hidayah-Nya, serta meridhoi semua amal usaha kita. Amin.

 

 

Padang,      Juli 2012

Penyusun,

 

Drs.Yofrizal

 

 

 

 

PROGRAM KERJAWAKA KURIKULUM

 SMA PEMBANGUNAN LABORATORIUM UNP

 

  1. Latar Belakang

Sekolah adalah merupakan suatu lembaga dimana berlangsungnya usaha sadar dari manusia dewasa dalam membentuk pertumbuhan sikap, mental, intelektual dan keterampilan peserta didik agar dapat menjadi manusia yang bertaqwa dan berguna bagi masyarakat, nusa dan bangsa. . Sekolah sebagai unit penyelenggara pendidikan juga harus memperhatikan perkembangan dan tantangan masa depan. Perkembangan dan tantangan itu misalnya menyangkut :

  1. Perkembangan ilmu pengetahuan dalam Era Imformasi
  2. Globalisasi yang memungkinkan sangat cepatnya arus perubahan dan mobilitas antar dan lintas sektor serta tempat
  3. Tuntutan peningkatan mutu pendidikan nasional
  4. Pendidikan yang bermutu memerlukan pendidik, khususnya guru, dan tenaga kependidikan yang kompeten, profesional dan sejahtera.
  5. Profesi guru yang terpuruk merupakan salah satu penyebab rendahnya mutu pendidikan nasional

Agar semua potensi yang ada di sekolah dapat dikelola dengan efektif dan efisien guna menjawab persoalan dan tantangan sekaligus peluang itu harus direspon oleh sekolah untuk  mencapai tujuan pendidikan nasional. Dalam menghadapi tantangan maka perlu disusun program kerja yang sistematis dan terencana oleh semua komponen yang terlibat di dalamnya, termasuk wakil kepala sekolah.

 

  1. Dasar Hukum
    1. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003, tentang Sisdiknas.
    2. Permen  No. 22 tahun 2006  tentang Standar  Isi
    3. Permen  No. 41 tahun 2007 tentang Standar Proses
    4. Permen  No. 24 tahun 2006 tentang Standar Pelaksanaan
    5. Permen  No. 4 tahun 2008 tentang Kelender Pendidkan
    6. Permen  No. 24 tahun 2008 tahun  tentang Standar Administrasi sekolah
    7. PP Nomor 28 Tahun 1990 tentang Pendidikan Menengah Atas.
    8. Surat Keputusan Derektur Sekolah Pembangunan Laboratorium UNP tentang Penunjukan guru sebagai wakil kepala sekolah.
  2. Visi dan Misi
    1. 1.    Visi

Visi tidak lain merupakan citra moral yang menggambarkan profil sekolah yang diinginkan di masa yang akan datang. Namun demikian, visi sekolah harus tetap dalam koridor kebijakan pendidikan nasional. Visi juga harus memperhatikan dan mempertimbangkan (1) potensi yang dimiliki sekolah, (2) harapan masyarakat yang dilayani sekolah. Dalam merumuskan visi, pihak-pihak yang terkait (stakeholder) bermusyawarah, sehingga visi sekolah mewakiliaspirasi berbagai kelompok yang terkait, sehingga seluruh kelompok yang terkait(guru, karyawan, siswa, orang tua, masyarakat dan pemerintah) bersama-sama berperan aktif untuk mewujudkannya

Visi SMA Pembangunan laboratorium UNP adalah

 

Terwujudnya lulusan  yang cerdas, berbudaya, berakhlak, beriman dan bertaqwa.”  

 

  1. 2.    Misi

Setiap kerja komunitas pendidikan kami selalu menumbuhkan disiplin sesuai aturan bidang masing-masing, saling menghormati dan saling percaya dan tetap menjaga hubungan kerja yang harmonis dengan berdasarkan pelayanan priman kerjasama dan silaturrahim.

Penjabaran misi SMA Pembangunan Laboratorium UNP meliputi :

  1. Mewujudkan pembelajaran yang aktif dan afektif dalam rangka pengembangan potensi peserta didik secara optimal.
  2. Mewujudkan pembelajaran pada mata pelajaran dengan unsur lima I (5 I) yaitu : (1) Iman, (2) Taqwa, (3) Inisiatif, (4) Industrius, dan (5) Interaktif.
  3. Mewujudkan tri sukses yaitu : (1) Sukses Akademik, (2) Sukses Hubungan Sosial, dan (3) Sukses Berprestasi.
  4. Mewujudkan pelaksanaan pembelajran teori dan praktek yangseimbang, seperti labor IPA, IPS, Komputer, Bahasa dan sebagainya.
  5. Melaksanakan pembelajaran dan bimbingan konseling yang efektif secara optimal sesuai dengan karekteristik peserta didik dan potensi yang dimiliki sekolah.
  6. Meningkatkan prestasi untuk berkompetisi melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi melalui belajar tambahan yang terprogram dan terencana dengan baik.
  7. Mewujudkan lulusan dengan nilai terbaik dan berdayaguna secara terus menerus dan berkelanjutan di lingkungan masayarakat.
  8. Mewujudkan kemampuan kegiatan ekstrakurikuler yang tangguh dan kompetitif.
  9. Mewujudkan pendidik dan tenaga kependidikan yang mampu dan tangguh semangat untuk berprestasi kepada seluruh warga sekolah.
  10. Mewujudkan peningkatan penghayatan terhadap ajaran agama islam dan mengamalkan dalam kehidupan sehari-hari dengan shalat berjamaah, wirid dan membaca Al-Qur’an.

 

  1. 3.    Tujuan

Fungsi dan tujuan SMA Pembangunan Laboratorium UNP tidak hanya menerapkan ilmu pengetahuan saja kepada siswa, tetapi juga mengajarkan aplikasi dari ilmu pengetahuan tersebut ke dalam dunia pekerjaan yang diminati siswa-siswanya dan membantu siswa melihat kesempatan-kesempatan yang ada. Agar setiap siswa mendapatkan gambaran bagaimana lapangan pekerjaannya nantinya dan meraih sukses dimasa yang akan datang. Setiap sekolah juga harus membentuk karakter yan baik, beriman dan bertaqwa dari dalam diri setiap siswanya karena tanpa karakter tersebut mereka tidak akan bisa menjadi pemimpim yang baik.

Adapun tujuan SMA Pembangunan Laboratorium UNP adalah sebagai berikut :

  1. Sekolah mampu memenuhi/menghasilkan standar proses pembelajaran  yang bermutu melalui kurikulum SMA Pembangunan Laboratorium UNP. Secara lengkap
  2. Sekolah mampu melaksanakan school-based menajemen dalam rangka meningkatkan efektifitas dan efisien pendidikan sekolah.
  3. Sekolah mampu mendorong partisipasi peran serta masyarakat membantu penyelenggaraan pendidikan di SMA Pembangunan Laboratorium UNP

 

 

 

 

  1. Ruang Lingkup

Ruang lingkup dan penyusunan program kerja ini meliputi program kerja bidang kurikulum meliputi:

  1. Tanggung Jawab
  2. Memastikan proses kegiatan belajar mengajar dapat terselenggara dengan baik dan terkendali
  3. Memikirkan dan merencanakan penyempurnaan pengembangan kurikulum.

 

  1. Wewenang
  2. Mengkoordinir dan mengatur seluruh kegiatan akademik mulai perencanaan, implementasi maupun evaluasi
  3. Meminta laporan / pertanggung jawaban pelaksanaan KBM.
  4. Menyetujui pengadaan guru bantu/guru tamu dan guru honor.
  5. Memberikan instruksi dan memastikan dilaksanakannya intruksi tersebut.

 

  1. Tugas
  2. Mempersiapkan penyusunan program kerja.
  3. Mengkoordinir pengembangan Kurikulum.
  4. Menganalisa pelaksanaan program pembelajaran.
  5. Menganalisa ketercapaian target kurikulum.
  6. Mengkoordinir persiapan dan pelaksanaan ulangan harian, ujian semester, ujian akhir
  7. Melaksanakan monitoring dan evaluasi proses KBM.
  8. Melaksanakan pengelolaan sistem administrasi kurikulum.
  9. Melaksanakan tugas lain yang ditetapkan Kepala Sekolah

 

 

 

 

 

 

 

  1. Kekuatan, Kelemahan, Peluang dan Tantangan ( ANALISIS SWOT )

Pemahaman tentang faktor eksternal yang terdiri atas peluang dan ancaman pengujiannya. Digabungkan dengan kekuatandan kelemahan untuk membantu dalam mengembangkan sebuah visi dan misi di masa depan. Hasil analisis SWOT di SMA Pembangunan Laboratorium

  1. 1.    Strength (S), adalah situasi atau kondisi yang merupakan kekuatan dari SMA Pembangunan atau program pada saat ini.
  2. Kegiatan Belajar Mengajar

a)    Pro-perubahan, yaitu proses pembelajaran yang mampu menumbuhkan dan mengembangkan daya kreasi, inovasi, nalar, dan eksperimentasi untuk menemukan kemungkinan-kemungkinan baru.

b)   Menerapkan model pembelajaran aktif, kreatif, efektif, dan menyenangkan (pakem)

c)    Menerapkan proses pembelajaran berbasis TIK pada semua mata pelajaran

d)   Memiliki sumber belajar yang memadai seperti Internet dapat diakses disetiap ruang belajar (lingkungan sekolah), dan buku paket (setiap siswa dipinjamkan buku sumber selama satu tahun, berjumlah 12 judul)

e)    Supervisi akademik yang dilaksanakan secara terprogram.

f)    Melaksanakan studi lapangan

 

  1. Tenaga pengajar

a)    Dikelola oleh dewan derektur yang diangkat oleh Rektor UNP

b)   Guru yang mengajar memiliki pendidkan S1 dan S2

c)    Guru yang mengajar sesuai dengan latang belakang pendidikan (matapelajaran)

d)   Ada guru PNS yang diperbantukan dari Dinas Pendidikan

e)    Sebahagian besar guru (75%) mampu menggunakan media yang berbasis ICT

f)    Tersedianya mata anggaran untuk pengembangan SDM

g)   Tenaga khusus yang mengelola Labor sesuai dengan latar belakang pendidikan

 

  1. Siswa

a)    Penentuan jurusan siswa berdasarkan kemampuan, bakat dan minat dengan melakukan kerja sama dengan Jursan BK UNP

b)   Sebahagian besar siswa berasal dari daerah lingkar wilayah sekolah

c)    Dewan Derektur memberikan Biasiswa bagi siswa yang berprestasi.

d)   Mengembangankan bakat siswa melalui kegiatan Ekstara kurikuler dengan meneyediakan mata anggaran tersendiri.

 

  1. Sarana dan prasarana

a)    Memiliki Labor Komputer dan Labor Bahasa serta Lobor IPA

b)   Lokasi sekalah yang berada di lingkungan pendidikan (komplek UNP)

c)    Setiap siswa dipinjamkan buku sumber selama satu tahun, berjumlah 12 judul

d)   Sarana olah raga yang memadai dan pekarangan yang luas

 

  1. Weakness (W), adalah situasi atau kondisi yang merupakan kelemahan dari SMA Pembangunan atau program pada saat ini.
  2. Standar Pendidik yang disekolah yang masih Standar Nasional
  3. Belum semua ruang kelas dilengkapi sarana pembelajaran berbasis TIK
  4. Ruang Labor IPA dan Perpustakaan yang belum memenuhi standar
  5. Kegiatan belajar mengajar masih dua ship (pagi untuk kelas XI dan XII sedangkan siang kelas X)
  6. Sumber pembiayaan pendidikan masih mengandalkan dari siswa
  7. Belum memiliki gedung sendiri
  8. Sebahagian besar guru berstatus guru tidak tetap (honorer)
  9. Setiap tahun ada guru yang pindah tugas karena lulus tes PNS atau mengundurkan diri di pertengahan semester
  10. Sebagian siswa motivasi belajar yang masih rendah
  11. Di dalam lingkungan sekolah masih terdapat ruang kuliah.

 

  1. Opportunity (O), adalah situasi atau kondisi yang merupakan peluang diluar SMA Pembangunan dan memberikan peluang berkembang bagi SMA Pembangunan dimasa depan.

Melakukan kerja sama dengan Fakultas-fakultas yang ada di lingkungan UNP,  dan SMA Pembangunan di jadikan sekolah labor dalam rangka pengembangan proses pembelajaran oleh UNP. Hal ini ditunjukkan dengan pengintegrasian SMA Pembangunan pada tahun 2008 ke dalam UNP sebagai sekolah laboratorium.  Penguasaan kemampuan-kemampuan kunci seperti setiap ruang kelas telah bisa di akses internet yang diperlukan dalam era global.

 

  1. Threat (T), adalah situasi yang merupakan ancaman bagi SMA Pembangunan i yang datang dari luar organisasi dan dapat mengancam eksistensi organisasi dimasa depan.
  2. Ancaman Internal

a)    Program belum dilaksanakan dengan riset yang mendalam dan konsepnya lemah sehingga belum memiliki arah dan tujuan yang jelas.

b)   Siswa yang tidak mampu dan siswa yang mampu dalam mengikuti pelajaran.

c)    Sistem penerimaan siswa baru dengan konsep LWS (lingkar wilayah sekolah) dan anak kandung keluarga besar UNP di terima langsung tanpa melaui seleksi.

d)   Apa bila siswa banyak yang tidak membayar/terlambat  SPP akan mengganggu program atau perencanaan sekolah.

  1. b.   Ancaman Exsternal

a)    Belum ada ketetapan secara hukum bahwa SMA Pembangunan Laboratorium adalah bahagian dari UNP, hal ini dibuktikan anggaran penyelenggaraan sekolah dibeban pada siswa

b)   Kecemburuan sosial dalam rangka penerimaam siswa baru

c)    Kebijakan bertolak belakang dengan otonomi sekolah dan Manajemen Berbasis Sekolah (MBS)

d)   Gedung diambil alih untuk kepentingan UNP

e)    Lulusan tidak semua lulusan dapat melanjutkan ke Perguruan Tinggi.

 

 

 

 

 

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: